Tiga Warna tak Sama

 

Tiga Warna tak sama

Di kelas kecilku, pagi datang dengan warna berbeda.

Ada yang senyap seperti embun,
menjahit tenang di sela riuh hari.

Ada yang rapuh seperti kelopak basah,
mudah tersentuh,
namun tak pernah lupa memberi manis dari hatinya.

Ada pula yang bersinar seperti matahari kecil,
kadang terlalu terang,
namun selalu tahu kapan menunduk dan mengalah.

Mereka bertiga 
tiga warna yang tak sama,
namun berpadu jadi pelangi
yang menenangkan seluruh ruangku.

Jika bahagia harus berwarna,
maka warnanya ada di sini:
di tawa, diam, dan cahaya mereka
yang tumbuh saling mengerti
tanpa perlu kata.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cermin Pagi Melody

Sisa Rindu