Suara Kentongan yang Redup
Suara
Kentongan yang Redup
Kentongan
tergantung di pos ronda,
Berdebu, diam tanpa nada.
Dulu suaranya tanda bahaya,
Kini terganti notifikasi digital.
Malam di
desa kini terang,
Tanpa rasa kebersamaan.
Tak ada lagi yang duduk di pos,
Semua sibuk dengan layar kecil.
Angin
masih lewat pelan,
Menggetarkan kayu tua itu.
Seolah mengingatkan yang lupa,
Bunyi sederhana dulu berarti.
Kentongan
tua tetap di sana,
Menunggu satu tangan mengetuk.
Bukan untuk bahaya, tapi rindu,
Pada malam yang dulu hangat bersatu.
Komentar
Posting Komentar