Sawah Terakhir
Sawah
Terakhir
Hijau
berganti abu di mata,
Bentangan padi jadi deretan bata.
Angin sawah kehilangan arah,
Menangis pelan di tanah basah.
Burung-burung
tak lagi datang,
Tempat hinggapnya jadi pagar tembok.
Suara jangkrik perlahan hilang,
Tertelan bising jalan yang sesak.
Lumpur
masih menyimpan kisah,
Tentang kaki kecil dan tawa cerah.
Tentang bapak menanam harapan,
Dan ibu menunggu di ujung ladang.
Sawah
terakhir berdiri diam,
Menjaga rahasia bumi yang dalam.
Dunia terus berubah rupa,
Ia tetap menyimpan aroma desa.
Komentar
Posting Komentar