Pohon Randu Sendiri
Pohon
Randu Sendiri
Ia
berdiri di pinggir jalan,
Bayangnya kalah oleh papan reklame.
Rimbun, kini sendirian,
Menghadap masa yang tak lagi sama.
Akar
tuanya menembus tanah,
Mencari sisa sungai di bawah.
Air sudah berpindah arah,
Ke pipa dan beton yang megah.
Daun-daunnya
jatuh perlahan,
Menutupi jejak anak kecil zaman dulu.
Mereka pernah tertawa di rantingnya,
Tinggal angin yang berkunjung.
Pohon
randu tetap menatap langit,
Dunia berubah cepat.
Ia diam, tapi penuh makna,
Penjaga terakhir kenangan lama.
Komentar
Posting Komentar