Malam yang Mengingat

 

Malam yang Mengingat 

Malam tiba,
kelas sunyi dalam pelukan gelap.
Meja dan kursi tertidur rapi,
menyimpan jejak tangan kecil dan sisa tawa siang tadi.

Aroma kapur masih samar di udara,
seperti ingatan yang enggan pergi.
Di papan tulis, cahaya lampu bulan menulis ulang kenangan,
tentang sapu, tawa, dan hati yang belajar bersih.

Kelas kecil itu tak sepenuhnya sepi —
ia bernafas lewat kenangan.
Dan di setiap hembus malamnya,
ada doa lembut
untuk anak-anak yang esok akan datang lagi,
membawa cerita baru
bersama pagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cermin Pagi Melody

Sisa Rindu