Lonceng di Balik Gedung

 

Lonceng di Balik Gedung

Suara masjid tergeser sirine proyek,
Doa terhimpit di sela beton.
Gema adzan tetap lembut,
Menembus kaca dan kesibukan.

Lonceng pagi dari surau lama,
Berdentang di hati warga.
Mengingatkan waktu yang berharga,
Doa lebih nyaring dari data.

Gedung tinggi menutup langit,
Tak bisa menutup iman.
Suara azan tetap meniti angin,
Menyentuh jiwa di jalan panas.

Lonceng di balik gedung berdiri,
Bukan sekadar nada, tapi janji.
Kota boleh menelan hari,
Jangan memadamkan nurani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cermin Pagi Melody

Sisa Rindu