Langit Terpotong Kabel

 

Langit  Terpotong Kabel

Burung-burung tak lagi bebas,
Sayapnya terhalang kawat listrik.
Langit desa kini berjalur besi,
Membelah biru jadi garis sedih.

Awan berarak tanpa bentuk,
Tersesat di antara tiang beton.
Mata yang dulu menatap ke atas,
Kini lebih sering menatap layar.

Seorang anak di tepi kali,
Masih menggambar langit biru.
Dengan krayon, ia menolak kalah,
Menggambar awan di atas kabel.

Langit mungkin telah terbelah,
Tapi mimpi tak bisa dipotong.
Selama ada anak yang percaya,
Langit desa tetap utuh di dada.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cermin Pagi Melody

Sisa Rindu