Gergaji di Tengah Sawah

 

Gergaji di Tengah Sawah

Suara gergaji membelah pagi,
Menebas batang yang dulu sakti.
Di bawahnya tempat berteduh,
Debu menggantikan rimbun.

Padi tumbuh di sekitarnya,
Menunduk seolah turut berduka.
Burung-burung kehilangan arah,
Meninggalkan ladang yang bisu.

Setiap serpih kayu yang jatuh,
Serpih masa kecilku.
Harumnya jadi kenangan sunyi,
Tentang dunia yang tak kembali.

Matahari naik tinggi,
Gergaji berhenti, luka tak sembuh.
Tanah yang terus mengingat,
Hijau pernah jadi rumah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cermin Pagi Melody

Sisa Rindu