Cermin Pagi Melody
Cermin Pagi Melody Setiap pagi, sinar matahari menembus jendela kamar kecil milik Melody . Tapi, berbeda dari teman-temannya yang sudah sibuk bersiap ke sekolah, Melody masih terlelap di balik selimut lembutnya. “Melody... ayo bangun, Nak. Sudah pagi,” suara lembut Ibu memanggil dari dapur. “Lima menit lagi, Bu…” gumam Melody sambil memeluk bantalnya erat-erat. Tapi “lima menit” itu berubah jadi setengah jam! Akibatnya, setiap hari Melody selalu terburu-buru. Ia sering lupa menyisir rambut, kadang belum sempat sarapan, dan pernah juga hampir terlambat ke sekolah. Suatu pagi, saat ia tergesa-gesa hendak mencuci muka, cermin di kamarnya tampak bersinar aneh . Dari pantulan itu, Melody melihat bayangannya sendiri sedang tersenyum —tapi bukan senyum biasa. “Melody,” suara lembut tapi tegas keluar dari cermin. Melody kaget, “Siapa kamu?” “Aku adalah Cermin Pagi , sahabat anak yang rajin bangun pagi.” Melody terdiam. “Tapi aku kan bukan anak rajin bangun pagi,” katanya pelan. ...

Komentar
Posting Komentar