Akar dalam Diam
Akar dalam Diam
Di sudut halaman sekolah,
tumbuh pohon singkong dengan tenang.
Tak mencolok, tak menuntut,
hanya menatap langit lewat daun-daun hijau muda.
Anak-anak berlalu dengan tawa,
sementara ia tetap berdiri,
merekam langkah, menahan hujan,
menggenggam bumi dengan sabar.
Tak banyak yang tahu,
di bawah tanah ia bekerja keras,
menyimpan hasilnya jauh dari pandang,
menunggu waktu untuk memberi.
Pohon singkong mengajarkan arti sederhana
bahwa kebaikan tak selalu tampak,
dan ketulusan tak perlu disorot cahaya.
Ia hanya tumbuh,
diam-diam berbuat baik,
seperti hati yang ikhlas
dalam tugasnya sehari-hari
Komentar
Posting Komentar